Home » » Doa Hari ke-6 Ramadhan Memohon Perlindungan dari Maksiat, Siksa, dan Kemurkaan Allah SWT

Doa Hari ke-6 Ramadhan Memohon Perlindungan dari Maksiat, Siksa, dan Kemurkaan Allah SWT

Pada asalnya berdoa adalah berlindung dari sesuatu yang buruk dan menakutkan. Yang paling buruk di antara keburukan adalah kejahatan diri yang diliputi dan dikendalikan hawa nafsu.

Di Bulan Ramadhan berdoa semakin ditingkatkan baik secara kwalitas maupun kuatitas. Aji mumpung yang positif harus kita terapkan. Mumpung bisa dan ada kesempatan maka kita rajin-rajin berdoa.

Bagi yang merindukan kasih dan sayangnya Allah maka berdoa berarti bersua dan bermunajat mesra dengan Dzat yang Maha Pengasih dan Penyayang. Ia bukanlah laporan dengan membanggakan keadaannya dan mengeluhkan takdirnya.

Sebelum melanjutkan, silahkan baca juga topik-topik penting mengenai doa-doa Ramadhan di bawah ini;

Inilah doa khusus Hari ke-6 Ramadhan;


اَللَّهُمَّ لاَ تَخْذُلْنِيْ فِيْهِ لِتَعَرُّضِ مَعْصِيَتِكَ وَ لاَ تَضْرِبْنِيْ بِسِيَاطِ نَقِمَتِكَ وَ زَحْزِحْنِيْ فِيْهِ مِنْ مُوْجِبَاتِ سَخَطِكَ بِمَنِّكَ وَ أَيَادِيْكَ يَا مُنْتَهَى رَغْبَةِ الرَّاغِبِيْنَ

Allâhumma lâ takhdzulnî fîhi lita’arrudhi ma’shiyatika wa lâ tadhribnî bisiyâthi naqimatika wa zahzihnî fîhi min mûjibâti sakhatika bimannika wa ayâdîka yâ muntahâ raghbatirrâghibîn

Artinya :
"Ya Allah! Janganlah Engkau hinakan aku di bulan ini karena perbuatan maksiatku terhadap-MU, dan janganlah Engkau cambuk aku dengan cambuk balasan-MU. Jauhkanlah aku dari hal-hal yang dapat menyebabkan kemurkaan-MU, dengan kelembutan dan ketinggian rahmat-Mu, Wahai pegangan terakhir orang-orang yang berkeinginan!”

Semoga doa kita diterima Allah SWT. Selanjutnya mari kita melanjutkan ke Doa Hari ke-7 Bulan Ramadhan. 

0 komentar:

Post a Comment