Home » » Doa Memohon Kesembuhan Dengan Doa Nabi Ayub as

Doa Memohon Kesembuhan Dengan Doa Nabi Ayub as


Do'a dan Dzikir 24 Jam - Siapapun yang sedang sakit saat ini semoga Allah menyembuhkannya. Dalam semua kondisi kita harus berupaya untuk selalu dekat dengan Allah SWT. Cara paling mudah untuk dilakukan adalah mengadu anya kepada Allah SWT dalam hati dan lisan.


Rasulllah saw. mengajarkan banyak doa kepada sahabatnya. Doa-doa Rasulullah saw. Dapat kita dapatkan dalam kitab-kitab hadits. Termasuk di dalamnya adalah doa untuk memohon kesembuhan dari penyakit.

Allah swt. mengajarkan doa untuk memohon kesembuhan melalui para lisan para Nabi. Selain Nabi Ayub alihissalam ada lagi Nabi yang mendapatkan musibah berupa kesedihan dan kebutaan yaitu Nabi Ya’qub ‘alaihissalam. Maka selain doa Nabi Ayub as perlu juga diamalkan Doa Nabi Ya’qub ‘alaihissalam. Keduanya mengajarkan ketangguhan dalam kesabaran yang luar biasa.


Doa Memohon Kesembuhan Dengan Doa Nabi Ayub as
Doa Memohon Kesembuhan Dengan Doa Nabi Ayub as

 
أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ
Dan (ingatlah kisah) Ayyub, ketika ia menyeru Tuhannya, “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang diantara semua penyayang.” (al-Anbiya [21]: 83)
Dalam ayat yang lain;

أَنِّي مَسَّنِيَ الشَّيْطَانُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ

Dan ingatlah akan hamba Kami, Ayyub, ketika ia menyeru Tuhannya; Sesungguhnya aku diganggu setan dengan kepayahan dan siksaan.” (Shad [38]: 41)

Inilah doa Nabi Ayub memohon kesembuhan;

Doa yang singkat ini tidak seperti berdoa minta kesembuhan. Ia seperti pemberitahuan yang sederhana saja bahwa ia terkena musibah dan yang melakukannya adalh setan. Ia tidak berdoa menggunakan redaksi insya’ misalnya dengan kata perintah atau biasa disebut du’a.
Nabi Ayub malah berdoa dengan menggunakan redaksi khabar. Ia menggunakannya dengan kalimat sederhana yang singkat. Sedangkan kita – khususnya yang menulis – mengulasnya dalam kalimat yang panjang yang tidak jarang mejauhkan dari makna seharusnya.
Semoga saja ini jadi bukti kecintaan akan Allah swt.., syari’at-Nya, para Nabi-nya. Amin
Redaksi ini merupakan munajat yang dilakukan Nabi Ayub di hadapan Allah swt.. Ini sangat menyenangkan bagi beliau. Bukan hanya isi doanya yang penting namun juga doanya itu sendiri adalah kesenangan bagi mereka. Para Nabi dan orang-orang soleh sanat senang berdoa Karena ia dilanda rindu bersua dengan dzat allah swt. yang paling layak untuk dicintainya.
Dalam doa ini Nabi Ayub menyadari dengan rendah hati kelemahan dirinya. Ia mengadu kepada Allah swt. bahwa ia terkena satu penyakit yang ia sendiri tidak tahu apa hakikatnya dan apa penyebabnya.
Ia pun mengadu kepada Allah swt., mengadukan dirinya yang mungkin melewatkan hak tubuhnya. Dan Nabi Ayub ‘alaihissalam tidak menyalahkan Allah swt. sama sekali meskipun baik dan buruk atas kehendak-Nya. Namun Allah swt. tidak layak untuk dihujat. Dan semua keburukan tidak boleh dihubungkan dengan Allah swt..
Nabi Ayub ‘alaihissalam mengatakan bahwa yang melakukan semua itu berupa penyakit dan siksaan adalah setan yang terkutuk. Sekali lagi ia tidak menuduh Allah swt. yang melakukannya.
Demikianlah semoga Allah swt. menyembuhkan kita semua dari penyakit lahir dan batin. Amin.

0 komentar:

Post a Comment