Home » » DOA ANAK SOLEH UNTUK ORANG TUANYA DALAM AL-QUR'AN

DOA ANAK SOLEH UNTUK ORANG TUANYA DALAM AL-QUR'AN

DOA ANAK SOLEH UNTUK ORANG TUANYA DALAM AL-QUR'AN - Memilki anak soleh merupakan anugerah Allah swt. yang sangat besar. Dan memilki orang tua yang soleh juga karunia yang juga sangat besar.

Doa anak soleh merupakan salah satu dari tiga hal yang mendatangkan kebaikan bagi orang tuanya, meskipun orang tuanya sudah wafat. Dan orang tua yang soleh mendatangkan kebaikan bagi keturunannya meskipun kesolehan keturunannya tidak setaraf dengan kesalihan orang tuanya. Syaratnya cuma satu, soleh. Kesalihan tentu mencakup hal baik yang ada pada dirinya. Sebagaimana yang diketahui bahwa bila satu istilah disebutkan berdiri sendiri maka ia meliputi istilah lain yang berkaitan dengannya.

DOA ANAK SOLEH UNTUK ORANG TUANYA DALAM AL-QUR'AN
DOA ANAK SOLEH UNTUK ORANG TUANYA DALAM AL-QUR'AN

Dalam Surat Fathir disebutkan bahwa Allah swt akan memasukkan keturunan yang soleh ke surga yang sama dengan surga yang diberikan kepada nenek moyangnya, meski mereka tidak sesoleh nenek-moyangnya. Dan dalam Surat Al-Kahfi disebutkan bahwa Nabi Khidhir menegakkan kembali bangunan yang hampir roboh milik dua anak yatim agar harta yang ada di bawah bangunan itu tidak dicuri orang lain. Itu semua karena bapak dari kedua anak ini adalah orang yang soleh.

Yang bisa dilakukan anak soleh untuk orang tuanya tentu bervariasi sesuai kemampuannya. Dan semua yang dilakukan itu diwarnai dengan permohonan kepada Allah swt. pengampnan dosa untuk orang tuanya.

Dalam Al-Qur'an kita diajarkan beragam doa dari orang-orang soleh untuk orang tuanya. mari kita menyimak dan mengamalkan doa-doa berikut ini;

رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Rabbirhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa.
Duhai Ya Tuhanku, sayangilah mereka berdua seperti mereka mendidikku saat aku masih kecil.  

Doa ini merupakan doa yang sangat populer terutama di kalangan anak-anak Paud dan TK. Padahal doa ini bukan hanya harus dibaca oleh anak-anak, namun juga wajib dibaca oleh semua anak manusia yang lahir dari seorang ibu dan ayah. Selama manusia tidak keluar dari belah batu maka ia tetap wajib membaca doa ini.

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
Rabbanaghfirlii waliwaalidayya walilmu'miniina yauma yaquumul hisab
Ya Tuhan kami, ampunilah aku, ibu dan bapakku, dan sekalian orang-orang yang beriman pada hari terjadinya hisab.
Do'a ini merupakan doa yang dibacakan Nabi Ibrahim 'alaihissalam. Ia sangat menyayangi orang tuanya dan sangat ingin orang tuanya mengimani apa yang ia imani, mengerjakan syari'at yang ia kerjakan. Doa ini ada nilai tambahnya yaitu mendoakan kaum muslimin secara umum saat terjadinya hisab.
رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ
Robbi auzi'nii an-asykura ni'matakallatii an-'amta 'alayya wa'alaa waalidayya wa-an-a'mala shaalihan tardhaahu wa-adkhilnii birahmatika fii 'ibaadikas shaalihiin.
Ya Allah Berilah aku ilham agar dapat mensyukuri nikmay-Mu yang Engkau anugerahkan kepadaku, dan ibu bapakku, dan untuk tetap mengerjakan amal shalih yang Engkau ridhai, dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shalih.
Doa ini dibacakan oleh Nabi Sulaiman alaihissalam. Nabi Sulaiman adalah putera dari Nabi Dawud alaihissalam. Ayah dan anak keduanya orang soleh. Ayah beroleh manfaat dari dosa anaknya. Dan anak mendapat manfaat dari kesolehan anaknya.
Dari redaksinya doa ini cukup panjang. Ia terdiri dari beberapa permintaan. Didalamnya ada permintaan ilham dan petunjuk kepada yang memanjatkan doa agar bisa mensyukuri ni'mat yang diberikan Allah swt. kepadanya dan kepada kedua orang tuanya. Kemudian memohon hidayah taufik agar bisa mengamakan amalan yang diridoi Allah.Dan ditutup dengan doa yang indah dengan kerendahan hati memohon untuk digolongkan dengan hamba-hamba yang shalih.

Dalam ayat yang lain juga terdapat redaksi yang hampir mirip dengan doa di atas, mari kita menyimak ayat Al-Qur'an berikut ini;


رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Robbi auzi'nii an-asykura ni'matakallatii an-'amta 'alayya wa'alaa waalidayya wa-an-a'mala shaalihan tardhaahu wa-ashlihlii fii dzurriyyatii inni tubtu ilaika wainnii minalmuslimin.
 Ya Tuhanku Berilah aku ilham agar dapat mensyukuri nikmay-Mu yang Engkau anugerahkan kepadaku, dan ibu bapakku, dan untuk tetap mengerjakan amal shalih yang Engkau ridhai, Perbaikilah aku dan keturunanku, aku bertaubat kepada-Mu, dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.
  
Dalam doa ini ada tambahan yang sangat istimewa. Ada permohonan kepada Allah swt. agar memperbaikinya dan anak keturunannya. Ini mencakup banyak hal yang baik yang diridoi Allah. Kemudian ada ikrar bertaubat dan tetap dalam penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah.

Dalam redaksi dari sibakknya atau ayat-ayat sebelumnya mengabarkan bahwa ungkapan doa ini diantunkan oleh orang-orang ang usianya telah dewasa mencapai 40 tahun. Usia seperti ini adalah usia matang. Biasanya dalam usia ini seseorang telah memiliki beberapa anak. Pada usia ini ia sangat menyadari begitu berartinya keberadaan orang tua. Apa yang dilakukan orang tua secara garis besar didasari oleh niat untuk kebaikan anaknya. Hanya saja sering kali kebaikan orang tua tidak mendapatkan penerimaan dari anaknya.

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا تَبَارًا 
  Robbighfirlii waliwaalidayya waliman dakhala baitii mu'minan,
walilmu'miniina walmu'minaati, walaa tazidizh zhaalimiina illaa tabaaraa.
 Ya Tuhanku ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa saja yang masuk ke rumahku dalam keadaan beriman, dan semua orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, dan janganlah engkau tambahkan bagi orang-orang zhalim kecuali kehinaan.

Doa yang sangat luar biasa ini merupakan doanya Nabi Nuh 'alaihissalam. Ia memohon ampun kepada Allah swt. untuk dirinya, kedua orang tuanya, orang yang memasuki rumahnya dalam keadaan beriman, mu'minin, dan mu'minat. Beliau juga berdoa kepada Allah swt. agar membinasakan orang-orang zhalim.

Sebagaimana yang diketahui Nabi Nuh memiliki seorang anak durhak. Nabi Nuh sangat ingin anaknya ini beriman kepada Allah swt dan mengajaknya hanya menyembah Allah saja. Namun ternyata ia menolak ajaran yang dibawa oleh ayahnya sendiri. Maka kesalihan Nabi Nuh tidak bermanfaat untuk anaknya karena sebab ia tidak soleh.

رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ 
رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنٍ الَّتِي وَعَدْتَهُمْ وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
وَقِهِمُ السَّيِّئَاتِ وَمَنْ تَقِ السَّيِّئَاتِ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهُ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
Ya Tuhan Kami, rahmat dan ilmu-Mu meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan-Mu dan peliharalah mereka dari siksa neraka Jahim.
Doa yang panjang ini dibacakan oleh para malaikat. Mereka memohonkan kebaikan bagi orang-orang shalih itu dan orang-orang shalih dalam keluarganya, ayah dan ibunya, nenek moyangnya, dan keturunannya. Doa ini sangat baik dibaca karena begitu banyak keutamaannya.
Semoga orang tua kita diampuni dosa-dosanya oleh Allah swt. semangat beramal shalih, selalu diberi petunjuk dan taufiq, diberkahkan harta dan umurnya, dijauhkan dari marabahaya. Dan kita diberikan kemampuan membalas budi baiknya. Amiin
 

0 komentar:

Post a Comment