Home » » APAKAH KITA YAKIN ESOK HARI MASIH HIDUP?

APAKAH KITA YAKIN ESOK HARI MASIH HIDUP?

APAKAH KITA YAKIN ESOK HARI MASIH BISA BERNAFAS? - Ada hal signifikan yang membedakan orang zaman dahulu yang hidup dengan orang yang hidup dengan masa kini. Salah satunya tentang iman, tauhid, atau akidah. Zaman dahulu, para sahabat sangat memperhatikan akidah. Mereka tidak mau sedikit pun menodainya. Banyak cara yang mereka lakukan di antaranya dengan langsung bertanya kepada rsulullah saw. dan intensif mengawasi dirinya sendiri. 

Dalam hal keyakinan, pada masa sekarang ada istilah percaya diri. Dalam kesempatan mengikuti seminar pengembangan diri kata percaya diri ini kerap kali dibahas dan diyakini sebagai faktor yang akan membuat seseorang bisa meraih sukses besar dalam hidupnya.


Mengenai ini maka sikap kita tidak boleh berlebihan. Kita syukuri karunia Allah berupa bakat, potensi, dan kemahiran diri yang ada. Namun semua itu tidak membuat kita mengagungkannya. Dan motivasi kuat untuk meraih kesuksesan bukan karena timbul dari rasa percaya diri itu. Bila porsinya kelewat batas malah akan sangat berbahaya. Sesuatu yang berbahaya dalam hidup kita adalah bila ada kebanggaan dalam diri atas sesuatu yang dianggap kelebihan. 

Sebesar apapun potensi yang yang ada itu tidak lebih kuat untuk dijadikan pegangan dan tidak lebih kokoh untuk diandalkan. Hanya dengan keimanan kepada Allah saja yang maha kuat yang akan mengokohkan kita. Ada pun diri kita tidak perlu dipercayai.

Adapun judul di atas adalah kesan dari do'a sebelum tidur yang diajarkan Rasulullah saw. kepada umatnya. Do'a ini sangat berkesan terutama redaksi dan kandungannya yang dalam. 

Selaa ini kita - saya - menganggap tidur sebagai aktifitas yang biasa saja. Kita tidur setidur-tidurnya, sebelum tidur tidak muhasabah, tidak berwudu, tidak shalat, tidak tidak berdzikir, tidak membaca al-Qur'an, dan tidak memohon perlindungan kepada Allah swt.. Karena sudah kelelahan saja kita tidur tidak ada niat lain.

Sikap itu pantas dicurigai. Siapa tahu itu berimbas pada terkikisnya iman kita. Mungkin karena kemari-kemarin setelah tidur kita bisa langsung meminum  kopi, langsung bisa joging,langsung bisa bernafas, lalu semua menimbulkan kesan dan keyakinan bahwa tiidur itu hal biasa bukan hal yang istimewa.

Sebenarnya kita tidak bisa menjamin apakah esok hari kita masih bernafas, apakah setelah tidur kita masih sehat, masih boleh minum kopi, masih dibolehkan makan daging, atau sebaliknya. Kejadian pada penulis sendiri, sebelum tidur beraktifitas dengan penuh semangat dan vitalitas. Esok harinya lutut bengkak parah padahal tidak terjatuh tidak pula keseleo. Maka dengan ini bacalah do'a sebelum tidur seperti yang diajarkan Rasulullah swt., 

Dalam sebuah catatan dari Prof. Hamka ada yang sangat menggelitik bahwa banyak banyak orang yang takut naik pesawat karena banyak cerita pesawat jatuh dan korbannya banyak. Orang-orang pun takut naik kapal laut karena banyak tersiar kabar tidak sedikit kapal laut yang karam dan korbannya bnayak. Orang juga takut naik mobil dan motor atau kereta api karena kecelakaan di lalu lintas darat pun tidak sedikit jumlahnya. Namun kenapa kebanyakan orang tidak takut tidur di atas ranjang, padahal orang mati kebanyakan matinya di atas ranjang.

Maka ucapkanlah do'a sebelum tidur. Mau yang pendek silahkan atau pun mau bacaan do'a sebelum tidur yang lengngkap, panjang, dan sesaui sunah Rasulullah saw juga silahkan. Bacakanlah misalnya do'a ini;

باسْمِكَ اللَّهُمَّ أحْيا وأمُوت
Bismikallaahumma ahyaa wa-amuut.
Dengan menyebut nama-Mu ya Allah aku hidup dan mati.

Do'anya sangat pendek bukan Namun kandungan dari do'a ini sangat dalam. Penjelasannya bisa panjang kalau kita mau dan bisa pendek asala dipahami. Allah mengajarkan bahwa kita melakukan sesuatu dengan niat ibadah termasuk tidur.
 
Bahwa kita tidur dengan niat beribadah kepada Allah swt. dan mendukung terselenggaranya kebaikan-kebaikan lain. Bila niatnya sudah baik seperti ini maka ke sananya akan mengikuti kebaikannya.
 
Karena atas nama Allah swt. maka tidur kita bukan tidur sembarangan. Karena kita harus membawa keagungan Allah swt tetap ada dalam hati kita. Dan Allah swt. bukan kita dan kita adalah makhluk-Nya.
 
Dengan mengucapkan do'a ini maka motivasi tidur kita bukan motivasi kesehatan dan kebugaran biasa. Bukan pula hanya untuk berbuat sia-sia. Bila tidur setidur-tidurnya tanpa diawali niat baik maka itu sia-sia. Orang yang melakukan kesia-siaan dalam hidup berati keislamannya masih perlu perbaikan. 

APAKAH KITA YAKIN ESOK HARI MASIH HIDUP? Mintalah kepada Allah swt., dan bacalah do'a ini;


باسْمِكَ رَبي وَضَعْتُ جَنْبِي وَبِكَ أرفعه، إن أمسكت نَفْسِي فارْحَمْها، وَإِنْ أرْسَلْتَها فاحْفَظْها بما تَحْفَظُ بِهِ عِبادَكَ الصَّالِحينَ
Bismika rabbi wadha’tu janbii, wabika arfa-‘uhu,
In amsakta nafsii farhamhaa,
wa in arsaltaha fahfazh-ha bima tahfazhu bihi ‘ibaadakas shaalihiin.

Dengan menyebut nama-Mu aku meletakan lambungku
dan dengan nama-Mu pula aku mengangkatny,
Apabila Engkau menahan ruku maka kasihanilah dia,
Dan bila Engkau melepaskannya maka peliharalah ia
Seperti Engkau memelihara hamba-hamba-Mu yang shalih.
 
Semoga Allah membimbing kita dalam melakukan amal-amal shalih dan mengampuni dosa-dosa kita. Amin

0 komentar:

Post a Comment