Home » » Do'a Shalat Sunah Dhuha dan Artinya

Do'a Shalat Sunah Dhuha dan Artinya

Do'a Shalat Sunah Dhuha dan Artinya

Berdo'a itu adalah munajat. Mencari keselamatan kepada Allah yang maha kuasa dan maha perkasa. 

Dalam lubuk hati yang paling dalam semua manusia mengakui bahwa dirinya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa.

Fitrah manusia adalah memiliki ketakutan kepada sesuatu yang di luar dirinya dan di atas kemampuannya.

Maka dengan ini kita tahu dari sejarah ada manusia yang menyimpang hingga mencari perlindungan kepada matahari, bulan, bintang, pohon, laut, api dan lain sebagainya.

Baca Juga:
<<< Doa Shalat Tahajud >>>
 

Sisi Lain Do'a

selain munajat, do'a juga merupakan bentuk kekaguman, ketakjuban, dan kerinduan untuk kembali berada dalam lindungannya.

Kita sering baca dalam Al-Qur'an satu ungkapan yang di sana tidak ada redaksi meminta. Contohnya do'a Nabi Yunus 'Alaihissalam.

Namun begitu, Allah memberikan banyak sekali kepada Nabi Yunus padahal kalimatnya adalah berisi pujian dan persaksian bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan pengakuan akan kedzaliman dirinya.

Apa yang diberikan Allah kepadanya?
Pertama ia diberi petunjuk hingga bisa berdo'a seperti itu.
Kedua ia diselamatkan dari perut ikan.
Ketiga ia diberikan makan berupa labu yang menyegarkan dan menguatkan.
Keempat kaumnya menjadi beriman dan ia diterima kembali dengan baik.

Rahasianya

Ada rahasianya. Allah adalah dzat dzat yang paling berhak dipuji karena ia maha sempurna dan ia adalah dzat yang paling layak disyukuri atas nikmat-nikmatnya.

Saat ia dipuji bahwa tidak ada tuhan selain Dia maka Allah Ridha kepada orang yang mengucapkan pujian yang diridoinya.

Maka bila Allah rido apapun akan diberikan. Jangankan sawah dan kebun, atau mobil dan rumah, bahkan SURGA akan ia berikan.

Shalat Dhuha

Shalat Dhuha dilakukan menjelang siang. Suasana saat seperti ini adalah segar denan sinar mentari yang menghangatkan seluruh penjuru rumah, taman, dan kolam. 

Cahayanya yang tidak begitu terang cukup menyajikan pencahayaan yang eksotis. Sering kali saat-saat ini memabawa kita pada keheningan.

Maka atas datangnya mentari menyinari kita menyambut nikmat ilahi ini dengan bersyukur. Maka kita akan melaksanakan shalat dhuha beberapa rakaat yang ringan.

Mengenai keutamaannya bisa dibaca dalam kitab-kitab hadits yang mu'tabar. Yang bisa kita dapatkan selain kesehatan adalah terbukanya pintu-pintu rezki.

Do'a Setelah Shalat Dhuha

Ada do'a yang populer dan ada yang tidak setelah melaksanakan shalat dhuha ini. Sebenarnya kita boleh menggunakan ungkapan do'a yang mana saja. Bisa juga kita membaca dzikir yang mudah untuk kita lakukan.

Do'a Populer

Baik mari kita baca do'a yang populer:

اللّهُمَّ اِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَائُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَاءِ فَاَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَاَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسِّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ اَتِنِى مَااَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

 ALLAAHUMMA INNADH DHUHAA-A DHUHAA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL 'ISHMATA 'ISHMATUKA. ALLAAHUMA INKAANA RIZQII FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASSARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IIDAN FA QARRIBHU, BIHAQQI DUHAA-IKA WA BAHAA-IKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINII MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHAALIHIIN. 

“Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi, maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh.” 


Do'a dari Sunnah

Pertama

اللَّهُمَّ أصْبَحْتُ أشْهَدُ لَكَ بِما شَهِدْتَ بِهِ لِنَفْسِكَ، وَشَهِدَتْ بِهِ مَلائِكَتُكَ وحَمَلَةُ عَرْشِكَ وَجَمِيعُ خَلْقِكَ إنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ لا إِلهَ إِلاَّ أنْتَ القائِمُ بالقِسْطِ، لا إِلهَ إِلاَّ أنْتَ العَزِيزُ الحَكِيمُ، اكْتُبْ شَهادَتي بَعْدَ شَهادَةِ مَلائِكَتِكَ وأُولِي العِلْمِ، اللَّهُمَّ أنْتَ السَّلامُ وَمِنْكَ السَّلامُ وَإِلَيْكَ السَّلامُ، أسألُكَ يا ذَا الجَلالِ والإِكْرَامِ أنْ تَسْتَجِيبَ لَنا دَعْوَتَنَا، وأنْ تُعْطِيَنَا رَغْبَتَنا، وأنْ تُغْنِينَا عَمَّنْ أغْنَيْتَهُ عَنَّا مِنْ خَلْقِكَ، اللَّهُمَّ أصْلحْ لي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أمْرِي، وأصْلِحْ لي دنياي التيي فِيها مَعِيشَتِي، وأصْلِحْ لي آخِرَتِي الَّتِي إلَيْها مُنْقَلَبِي

Segala puji bagi Allah, yang 'afiah-Nya telah membanggakan kami, matahari terbit dari ufuk, Ya Allah aku bersaksi dengan persaksian-Mu terhadap diri-Mu, dan persaksian malaikat-malaikat-Mu, dan malaikat pemikul 'arsy-Mu, dan semua makhluk-Mu, sesungguhnya engkau adalah Allah, Tiada tuhan selain Engkau, yang Maha adil, Tidak ada tuhan selain Engkau yang maha perkasa lagi maha bijaksana, catatlah persaksianmu setelah persaksian para malaikat-Mu dan orang-orang yang berilmu, Ya Allah Engkaulah yang maha memberi keselamatan, dari-Mu keselamatan, kepadamu kembali meminta keselamatan, Aku meminta kepada-Mu wahai dzat yang maha agung dan maha murah, agar mengabulkan permohonanku, dan membirakan apa yang kami harapkan, dan enjadikanku tidak butuh kepada orang yang telah dicukupkan dariku di antara makhlukmu. Ya Allah perbaikilah agamaku yang menjadi sadaran urusanku, duniaku yang menjadi mata pencaharianku, akhiratku tempat aku kembali.

 

Kedua

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي وَهَبَ لَنَا هَذَا اليَوْمَ وأقالَنا فِيهِ من عَثَرَاتِنَا 


Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan hari ini kepada kami dan telah mengampuni kami dari kesalahan-kesalahan kami.
Semoga kita selalu dibimbing oleh Allah swt.. Amin

0 komentar:

Post a Comment