Home » » Doa Setelah Sholat Fardhu Latin Lengkap

Doa Setelah Sholat Fardhu Latin Lengkap

Doa Setelah Sholat Fardhu Latin Lengkap - Berdo'a adalah kegiatan asasi yang dilakukan manusia. Hati manusia tidak pernah berhenti berbicara, Ia tidak akan bisa dibungkam. Suaranya begitu nyaring. Suara ini selalu jujur dan tidak akan pernah dusta.

Hati manusia selalu merintih dan ia selalu mengadu, menuntut, memarahi, dan menasihati. Ia adalah penasihat yang paling baik. Ia pemberi wasiat yang paling jujur.

Berdo'a dan berharap adalah aktifitas yang memiliki porsi besar dalam ruangan sanubari yang paling dalam. Meski lidah dan pikiran tidak mengakui ada dzat yang diharapkan itu namun dari lubuk hati yang paling mendasar hati mengakui bahwa ada kekuatan besar yang lebih bisa diharapkan dan diandalkan.

Kekuatan yang sangat dahsyat ini mampu melindungi dirinya, menjauhkannya dari mara-mara bahaya, dan paling mampu memberi harapan. Dan selama ini ia tahu bahwa ia begitu ampuh dan sering memberikan bantuan disaat terdesak.
 

Doa Setelah Sholat Fardhu Latin Lengkap
Doa Setelah Sholat Fardhu Latin Lengkap, Image: Lotus Bulan G+


Do'a setelah Shalat Fardhu Latin

Ada banyak do'a yang diajarkan Allah swt. dalam Al-Qur'an dan dianjurkan Rasulullah saw dalam sunnahnya. Dan di antara do'a-do'a istimewa itu ada do'a yang dianjurkan dibaca setelah selesai shalat fardhu.

Berdo'a tentu boleh dengan bahasa apapun asalkan memenuhi adab-adabnya. di antara adab berdo'a adalah mengikhlaskan hati, menghadirkan kebesaran Allah, khusyu, sebisa munkin suci badan dan tempatnya, membaca istigfar, tahmid, dan shalawat. Setelah itu boleh membaca do'a dengan bahasa sendiri.

Untuk memperkaya khazanah perbendaharaan do'a kita, kami akan menuliskan do'a-do'a Rasulullah saw. dengan huruf latin dengan maksud memberikan kemudahan kepada yang ingin membaca do'a Rasulullah saw.

Kemudian kami cantumkan terjemah dari do'a ini agar menambah pengertian dan kekhusyuan kita akan makna-makna do'a tersebut. 

Ini dia do'anya;

Astaghfirullah (3x). Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikrom.

“Aku minta ampun kepada Allah,” (3x). Lantas membaca: “Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.”

Allahumma antas salaam waminkas salaam, tabaarakta yaa dzal jalaali wal ikraam.

Ya Allah Engkaulah yang maha member keselamatan/kedamaian, dari-Mu keselamatan, maha barakah Engkau, wahai Dzat yang Maha Agung lagi maha Mulia


Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir. Allahumma laa maani’a lima a’thoita wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfau dzal jaddi minkal jaddu.

“Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.”

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir. Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Laa ilaha illallah wa laa na’budu illa iyyah. Lahun ni’mah wa lahul fadhl wa lahuts tsanaaul hasan. Laa ilaha illallah mukhlishiina lahud diin wa law karihal kaafiruun.

“Tiada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujaan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepadaNya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepadaNya, sekalipun orang-orang kafir sama benci.” 
Subhanallah wal hamdulillah wallahu akbar (33 x). Laa ilaha illallah wahda, laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, dan Allah Maha Besar (33 x). Tidak ada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan. BagiNya pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.”
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumiit wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir .

“Tiada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya, bagiNya kerajaan, bagi-Nya segala puja. Dia-lah yang menghidupkan (orang yang sudah mati atau memberi roh janin yang akan dilahirkan) dan yang mematikan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.”
Setelah itu kita membaca shalawat atas Nabi Muhammad saw.,

ALLAHUMMA SHALLI ‘ALAA MUHAMMAD WA’ALAA AALI MUHAMMADIN KAMAA SHALLAITA ‘ALAA IBRAAHIIMA WA’ALAA AALI  IBRAHIIA WABAARIK ‘ALAA AALI MUHAMMADIN KAMAA BAARAKTA ‘ALAA ’ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIMA WA ‘ALAA AALI IBRAAHIMA, FIL ‘AALAMIINA INNAKA HAMIIDUN MAJIIDUN.

Ya Allah , berilah kasih saying kepada junjungan kita nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberi kasih sayangmMu kepada junjungan kita Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan berkatilah kepada junjungan kita nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberkati junjungan kita nabi Ibrahim dan kelurganya diantara makhluk makhlukmu, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia. 

Allaahumma innii a-‘uudzubika minal jubni, a-‘uudzubika an uradda ilaa ardzalil ‘umuri, a-‘uudzubika min fitnatid dun-ya, a-‘uudzubika min ‘adzaabil qabri.

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ketakutan, dan aku berlindung kepada-Mu dari dikembalikan kepada umur yang lemah, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia, aku berlindung kepada-Mu dari siksa qubur.


Allahumma a-‘inni ‘alaa dzikrika wasyukrika wa husni ‘ibaadatika.


Ya Allah tolonglah aku untuk mengingat-Mu, mensyukuri ni’mat-mu, dan memperbaiki ibadah kepada-Mu.
 
Asyhadu allaa ilaaha illallaahur rahmaanur rahiimu, Allaahumma Adzhib ‘annil hamma wal hazna.

Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang, Ya Allah hilangkanlah kebingungan dan kesedihan dariku.
 
Allaahummagh-fir lii dzunuubii wakhathaayaaya kullahaa, Allaahumman ‘isynii waj-burnii lishaalihil a’maali wal-akhlaaq, Innahuu laa yahdii lishaalihihaa walaa yashrifu sayyi-ahaa illa anta.

Ya Allah ampunilah dosa-dosa dan kesalahan-kesalahanku semuanya, Ya Allah damaikanlah diriku dan tutupilah kekuranganku, tunjukanlah kepadaku akhlaq-akhlak yang baik, sesungguhnya tidak ada yang bisa menunjukkan baiknya akhlaq dan tidak ada yang bisa memalingkan keburukannya kecuali Engkau.
 
Subhaana rabbika rabbil ‘izzati ‘ammaa yashifuuna, wasalaamun ‘alal mursaliina, wal-hamdulillahi rabbi ‘aalamiina.

Maha suci tuhanmu, tuhan yang memiliki semua kemuliaan dari apa yang mereka sifati, dan keselamatan bagi para rasul, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.
 
Allahummaj-‘al khaira ‘umurii aakhirahuu, wakhaira ‘amalii khawaatimahuu, waj-‘al khaira ayyamii yauma alqaaka.

Ya Allah jadikanlah sebaik-baik usiaku kebaikan di akhirnya, dan sebaik-baik amal di penghujungnya, dan jadikanlah hari aku bertemu dengan-Mu sebagai hari terbaikku.
 
Allaahumma innii a-‘uudzubika minal kufri wal-faqri wa-‘adzaabil qabri.

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran, kefakiran, dan siksa kubur.
 
Itulah dzikir dan do'a yang diajarkan rasulullah saw setelah shalat fardhu. Semoga Allah membimbing kita semua agar selalu berada dalam ajaran agama-Nya dengan mengikuti rasulullah saw.. Amin

0 komentar:

Post a Comment