Home » » Do’a dan Dzikir Setelah Shalat Shubuh Lengkap dengan Latin, Arti, dan Dalilnya

Do’a dan Dzikir Setelah Shalat Shubuh Lengkap dengan Latin, Arti, dan Dalilnya

Do’a dan Dzikir Setelah Shalat Shubuh Lengkap dengan Latin, Arti, dan Dalilnya - Berdo’a setelah melaksanakan shalat fardhu adalah amalan utama dalam ajaran agama Islam. Rasulullah saw. Telah mengajarkan bacaan-bacaan dzikir dan do’a kepada para sahabatnya. Kita dianjurkan untuk selalu melaksanakan pembacaan do’a ini karena sangat besar keutamaannya.

Dalam hal keutamaan do’a-do’a setelah sholat fardhu ada waktu yang keutamaannya melebihi yang lain. Waktu itu adalah setelah melaksanakan sholat shubuh. Mengenai ini Imam Nawawi menjelaskan dalam kitabnya, al-Adzkar;

اعلم أن أشرفَ أوقات الذكر في النهار، الذكرُ بعد صلاة الصبح.

Ketahuilah bahwa waktu paling mulia untuk berdzikir di siang hari adalah berdzikir setelah shalat shubuh.

Do’a dan Dzikir Setelah Shalat Shubuh Lengkap dengan Latin, Arti, dan Dalilnya
Do’a dan Dzikir Setelah Shalat Shubuh Lengkap dengan Latin, Arti, dan Dalilnya
 image::Image Renato Lollato

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi disebutkan keutamaan berdzikir setelah shalat shubuh, berikut ini;

روينا عن أنس رضي الله عنه في كتاب الترمذي وغيره، قال: قال رسولُ اللَّه صلى الله عليه وسلم: " مَنْ صَلَّى الفَجْرِ في جَماعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ تَعالى حتَّى تَطْلُعَ الشَمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كانَتْ كأجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ تامَّةٍ تامةٍ تامةٍ " قال الترمذي: حديث حسن.

Kami meriwayatkan hadits dari Anas radhiallahu ‘anhu dalam kitab At-Tirmidzi dan yang lainnya, Ia berkata: Telah bersabda Rasulullah saw. “Barang siapa yang shalat shubuh berjama’ah kemudian duduk berdzikir kepada Allah swt. hingga matahari terbit lalu ia shalat dua rakaat maka pahalanya seperti yang menunaikan haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna.” At-Tirmidzi berkata, “Hadits ini derajatnya hasan.”

Pertama
Membaca Tahlil

لا إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لا شَريكَ لَه
لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ
يُحْيِي ويُمِيتُ وَهُوَ على كُلّ شئ قَدِيرٌ
 .
Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahuu,
Lahul mulku walahul hamdu
yuhyii wayumiitu wahuwa ‘alaa kulli syai-in qadiirun.

Tidak ada tuhan selain Allah yang maha Esa,
tidak ada yang menyekutukan-Nya, milik-Nya semua kerajaan, dan baginya seluruh pujian,
Ia yang maha menghidupkan dan mematikan, dan Ia maha berkuasa atas segala sesuatu.

Bacaan tahlil ini berdasarkan keterangan berikut ini;

وروينا في كتاب الترمذي وغيره، عن أبي ذرّ رضي الله عنه، أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: " مَنْ قالَ فِي دُبُرِ صَلاةِ الصُّبْحِ وَهُوَ ثانٍ رِجْلَيهِ قَبْلَ أنْ يَتَكَلَّمَ: لا إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لا شَريكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ يُحْيِي ويُمِيتُ وَهُوَ على كُلّ شئ قَدِيرٌ عَشْرَ مرَّاتٍ كُتِبَ لَهُ عَشْرُ حَسَناتٍ، ومُحِيَ عَنْهُ عَشْرُ سَيِّئاتٍ، وَرُفِعَ لَهُ عَشْرُ دَرَجاتٍ، وكانَ يَوْمَهُ ذلكَ فِي حِرْزٍ مِنْ كُلّ مَكْرُوهٍ وَحُرِسَ مِنَ الشَّيْطانِ ولَمْ يَنْبَغِ لِذَنْبٍ أنْ يُدْرِكَهُ في ذلكَ اليَوْمِ إِلاَّ الشِّرْكَ باللَّهِ تَعالى " قال الترمذي: هذا حديث حسن، وفي بعض النسخ: صحيح

Dan kami meriwayatkan hadits dalam kitab At-Tirmidzi dan yang lainnya, dari Abu Darda radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah saw. Bersabda, “barang siapa membaca setelah shalat shubuh;
لا إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لا شَريكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ يُحْيِي ويُمِيتُ وَهُوَ على كُلّ شئ قَدِيرٌ
Sebanyak sepuluh kali, maka akan ditetapkan baginya sepuluh kebaikan, dihapuskan darinya sepuluh keburukan, diangkat sepuluh derajat, dan pada hari itu ia mendapat pemeliharaan dari keburukan dan perlindungan dari syaithan dan ia tidak pantas terkena dosa pada hari itu kecuali menyekutukan Allah ta’ala.” At-Tirmidzi berkata, “Hadits ini adalah hadits yang derajatnya hasan, dan dalam sebagian redaksi disebutkan, bahwa hadits ini derajatnya shahi.”

Kedua
Membaca do’a ini tujuh kali (7X)

اللَّهُمَّ أجِرْنِي مِنَ النَّارِ

Allaahumma ajirnii minannaar

Ya Allah jauhkanlah diriku dari api neraka.

Bacaan ini berdasarkan pada keerangan hadits berikut ini;

وروينا في " سنن أبي داود " عن مسلم بن الحارث (2) التميمي الصحابي رضي الله عنه، عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أنه أسرّ إليه فقال: " إذَا انْصَرَفْتَ مِنْ صَلاةِ المَغْرِبِ فَقُلِ: اللَّهُمَّ أجِرْنِي مِنَ النَّارِ سَبْعَ مَرَّاتٍ، فإنَّكَ إذَا قُلْتَ ذلكَ ثُمَّ مُتَّ مِنْ لَيْلَتِكَ كُتِبَ لَكَ جِوَارٌ مِنْها، وإذَا صَلَّيْتَ الصُّبْحَ فَقُلْ كذَلِكَ، فإنَّكَ إنْ مُتَّ مِنْ يَوْمِكَ كُتِبَ لَكَ جِوَارٌ مِنْها

Kami meriwayatkan hadits dalam kitab Sunan Abu Dawud dari Muslim bin Al-Harits At-Tamimi Ash-Shahabi radhiallahu ‘anhu, dari Rasulullah saw. Bahwa Beliau saw bersabda kepadanya, “Apabila engkau telah selesai melaksanakan shalat maghrib maka ucapkanlah,
اللَّهُمَّ أجِرْنِي مِنَ النَّارِ
Sebanyak tujuh kali, apabila engkau membacanya lalu engkau meninggal dunia pada malam itu, maka bagimu ditetapkan jauh darinya (neraka). Dan apabila kamu telah selesai mengerjakan shalat shubuh maka ucapkan seperti itu lagi, apabila engkau meninggal dunia pada siang hari itu maka ditetapkan bagimu jauh dari neraka.”

Ketiga
Membaca do’a

اللَّهُمَّ إني أسألُكَ عِلْماً نافِعاً، وعَمَلاً مُتَقَبَّلاً، وَرِزْقاً طَيِّبا

Allaahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’an,
wa’amalan mutaqabbalan,
warizqan thayyiban.

Ya Allah,
sesungguhnya aku memohon ilmu yang manfaat,
amal yang diterima,
dan rizki yang baik.

Bacaan do’a di atas berdasarkan hadits Rasulullah saw berikut ini;


وروينا في مسند الإِمام أحمد، وسنن ابن ماجه، وكتاب ابن السني، عن أُمّ سلمة رضي الله عنها قالت: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا صلى الصبح قال: " اللَّهُمَّ إني أسألُكَ عِلْماً نافِعاً، وعَمَلاً مُتَقَبَّلاً، وَرِزْقاً طَيِّباً " .

Kami meriwayatkan hadits dalam musnad Imam Ahmad, dan sunan Ibnu Majah, dan kitab Ibnus Sunni, dari Ummu Salamah radhiallaahu ‘anha, Ia berkata, “Apabila Rasulullah saw selesai shalat shubuh beliau berdo’a,
اللَّهُمَّ إني أسألُكَ عِلْماً نافِعاً، وعَمَلاً مُتَقَبَّلاً، وَرِزْقاً طَيِّباً

Keempat
Membaca Do’a ini;

اللَّهُمَّ بِكَ أُحاوِلُ، وَبِكَ أُصَاوِلُ، وَبِكَ أُقاتِلُ

Allaahumma bika uhaawilu,
Wabika ushawilu
Wabika uqaatilu

Ya Allah atas idzin-Mu aku berusaha,
Atas namamu aku menyambung silaturahim,
Dan dengan pertolongan-Mu aku berperang.

Hadits ini berdasarkan hadits dari Rasulullah saw berikut ini;

وروينا فيه عن صُهيب رضي الله عنه، أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يحرّك شفتيه بعد صلاة الفجر بشئ، فقلتُ: يا رسولَ الله! ما هذا الذي تقول؟ قال: " اللَّهُمَّ بِكَ أُحاوِلُ، وَبِكَ أُصَاوِلُ، وَبِكَ أُقاتِلُ
 
Kami meriwayatkan hadits dari Shuhaib radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah saw menggerakkan bibirnya setelah shalat shubuh mengucapkan sesuatu, maka aku bertanya, “Wahai Rasulallah, apa yang telah engkau baca?” Rasulullah saw. Menjawab,
اللَّهُمَّ بِكَ أُحاوِلُ، وَبِكَ أُصَاوِلُ، وَبِكَ أُقاتِلُ اللَّهُمَّ بِكَ أُحاوِلُ، وَبِكَ أُصَاوِلُ، وَبِكَ أُقاتِلُ

Itulah do’a-do’a penting yang sangat dianjurkan untuk dibaca setiap kali kita selesai melaksanakan shalat shubuh. Semoga bermanfaat. Amin !!!

0 komentar:

Post a Comment